Cari Jodoh Malang, Biro Jodoh Malang, kontak Jodoh Malang
Home » »

macam macam penyebab stress | Definisi Stres


macam macam penyebab stress | Definisi Stres

Berikut adalah macam macam penyebab stress
Definisi Stres
Stres menunjukkan adanya tekanan atau kekuatan pada tubuh. Dalam Psikologi, stres digunakan untuk menunjukkan suatu tekanan atau tuntutan yang dialami individu atau organisme agar ia beradaptasi atau menyesuaikan diri. Definisi stres menurut Selye adalah respon non spesifik dari badan terhadap setiap tuntutan yang dibuat atasnya.
Sedangkan menurut Robert S. Feldman (1989), stres adalah proses yang menilai suatu peristiwa sebagai sesuatu yang mengancam, menantang, membahayakan dan individu merespon peristiwa itu pada level fisiologis, emosional, kognitif dan perilaku. Stres adalah keadaan yang kita alami ketika ada sebuah ketidaksesuaian antara tuntutan-tuntutan yang diterima dan kemampuan untuk mengatasinya (Looker & Gregson, 2005). Jadi stres adalah keadaan dimana individu merasa terancam oleh lingkungannya, dan individu tersebut berusaha untuk menyeimbangkan antara psikis dan fisik terhadap lingkungan tersebut.
Sumber stres disebut stresor (stressor), stressor menyangkut faktor-faktor psikologis. Stres berbeda dengan distres, distress mengacu pada penderitaan fisik atau mental ,Dalam batasan tertentu stres sehat untuk diri kita, stres membantu kita untuk tetap aktif dan waspada. Akan tetapi, stres yang sangat kuat atau berlansung lama dapat melebihi kemampuan kita untuk mengatasi dan menyebabkan distres emosional seperti depresi atau kecemasan, atau keluhan fisik seperti kelelahan dan sakit kepala.
Stres ada yang bersifat negatif (distress) dan positif (eustress). Distress, misalnya putus cinta, kehilangan salah satu anggota keluarga, dll. Sedangkan eustress contohnya merencanakan pesta pernikahan, menanti kelahiran anak pertama, dll. Distress mengakibatkan kinerja yang buruk, menurunnya produktivitas, dan gangguan kesehatan. Bentuk dari gangguan kesehatan tersebut antara lain sakit kepala, gangguan pencernaan, sering masuk angin, nyeri punggung dan leher, dan hubungan-hubungan yang tidak bahagia. Distress juga dapat menjadi akut, ini adalah bentuk yang lebih ekstrim dari stres yang buruk, yang menyebabkan ganguan fisik atau bahkan kematian sebagai akibat serangan jantung, kanker, kecemasan, depresi, dan gangguan saraf. Di lain pihak stres merupakan pengalaman yuang menyenangkan, menggairahkan, merangsang, dan menggetarkan. Menyelesaikan tugas-tugas yang menarik dan merangsang dan menjadi kreatif dan produktif, mencapai tujuan-tujuan dan hasrat-hasrat dan berpartisipasi dalam pertandingan olahraga dapat menjadi kesenangan-kesenangan dalam stress, ini disebut dengan eustress. Stres berimplikasi secara luas pada masalah-masalah fisik maupun psikologi.
Ada beberapa sumber stress, antara lain:
§ Tekanan
Kita dapat mengalami tekanan dari dalam maupun luar, ataupun keduanya. Ambisi personal bersumber dari dalam, tapi kadang dikuatkan oleh harapan-harapan dari pihak diluar diri.
§ Konflik
Konflik terjadi ketika kita berada dibawah tekanan untuk berespon simultan terhadap dua atau lebih kekuatan yang berlawanan. Konflik ada tiga macam:
· Konflik menjauh-menjauh: individu terjerat pada dua pilihan yang sama-sama tidak disukai. Misalnya seorang pelajar yang malas belajar tapi tidak mau mendapat nilai jelek.
· Konflik mendekat-mendekat: individu terjerat dalam dua pilihan yang sama-sama diinginkannya. Misalnya ada suatu acara seminar yang sangat menarik untuk diikuti tetapi pada saat yang sama juga ada film yang menarik untuk ditonton.
· Konflik mendekat-menjauh: terjadi ketika individu terjerat dalam situasi dimana ia tertarik sekaligus ingin menghindar dari situasi tertentu. Misalnya Vina ingin membeli komputer baru karena komputer miliknya sudah lama, sementara tuntutan tugas kuliahnya semakin sulit dan membutuhkan program yang lebih canggih tetapi vina tidak memiliki cukup biaya untuk membeli computer yang baru karena masih ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi.
§ Frustasi
Frustasi terjadi ketika motif atau tujuan kita mengalami hambatan dalam pencapaiannya.
· Bila kita sudah berjuang keras kemudian gagal, kita mengalami frustasi.
· Bila kita dalam keadaan terdesak dan terburu-buru, kemudian terhambat untuk melakukan sesuatu (misalnya jalan macet) kita juga dapat merasa frustasi.
· Bila kita sangat memerlukan sesuatu (misalnya lapar dan butuh makanan), dan sesuatu itu tidak dapat diperoleh, kita juga mengalami frustasi.
§ Krisis
Adalah suatu keadaan dimana seseorang berada dalam suatu keadaan mendekati nilai ambang frustasi (kekuatan maksimal jiwa seseorang untuk menahan beberapa beban jiwa sekaligus), dan bila melaluinya dengan baik akan menjadi lebih matang tetapi bila tidak akan memperburuk keadaan jiwanya.

Artikel yang berhubungan: