Matriks EFE dibuat untuk menilai respon perusahaan
terhadap kondisi eksternalnya. Nilai matriks ini kemudian akan dimasukkan ke dalam Matriks Internal-Eksternal (Matriks IE) untuk
mengetahui posisi perusahaan.
Menurut
David (2006, p131), matriks EFE membuat ahli strategi meringkas dan
mengevaluasi informasi ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik,
pemerintah, hukum, dan persaingan. Terdapat lima langkah dalam mengembangkan matriks EFE:
1) Buat daftar faktor-faktor eksternal yang
diidentifikasi dalam proses audit eksternal. Cari antara 10 dan 20 faktor, termasuk peluang dan
ancaman yang mempengaruhi perusahaan dan industrinya. Daftar peluang dahulu
kemudian ancaman. Usahakan sespesifik mungkin, gunakan persentase, rasio, dan
angka perbandingan kalau mungkin.
2) Beri bobot pada setiap faktor dari 0,0 (tidak penting)
sampai 1,0 (amat penting). Bobot menunjukkan kepentingan relatif dari faktor
tersebut agar berhasil dalam industri tersebut. Peluang sering mendapat bobot
lebih besar ketimbang ancaman, tetapi ancaman dapat juga menerima bobot tinggi
bila berat atau mengancam. Bobot yang wajar dapat ditentukan dengan
membandingkan pesaing yang sukses dengan yang gagal atau dengan mendiskusikan
faktor tersebut dan mencampai konsensus kelompok. Jumlah seluruh bobot yang
diberikan pada faktor di atas harus sama dengan 1,0.
3) Berikan peringkat 1 sampai 4 pada setiap faktor sukses
kritis untuk menunjukkan seberapa efektif strategi perusahaan saat ini menjawab
faktor ini, dengan catatan 4=jawaban superior, 3=jawaban di atas
rata-rata, 2=jawaban rata-rata, 1=jawaban jelek. Peringkat
didasarkan pada efektivitas strategi perusahaan. Peringkat didasarkan pada
keadaan perusahaan, sedangkan bobot dalam Langkah 2 didasarkan pada industri.
4) Kalikan
setiap bobot dengan peringkat untuk menentukan nilai yang dibobot.
5) Jumlahkan
nilai yang dibobot untuk setiap variabel untuk menentukan nilai yang dibobot
total bagi organisasi.
Tanpa memperdulikan jumlah peluang dan ancaman
kunci yang dimasukkan dalam Matriks EFE, total nilai yang dibobot tertinggi
untuk suatu organisasi adalah 4,0 dan yang teredah adalah 1,0. Rata-rata nilai
yang dibobot adalah 2,5. Jumlah nilai yang dibobot sama dengan 4,0 menunjukkan
bahwa suatu organisasi memberi jawaban dengan cara yang luar biasa pada peluang
dan ancaman yang ada dalam industrinya. Jumlah nilai sama dengan 1,0
menunjukkan bahwa strategi perusahaan memanfaatkan peluang atau
menghindari ancaman eksternal.
Artikel yang berhubungan:
BLOGGING TIPS TRIK
- Matriks Evaluasi Faktor Interal (Internal Factor Evaluation / IFE)
- Implementasi e-procurement
- Istilah istilah dalam dunia internet
- Arti dan Teori umum Tentang Konsep manajemen
- Kriteria Website yang bagus ( baik ) ADALAH
- Pengertian Intranet, Internet, dan Ekstranet adalah
- Pengertian e-Business
- Pengertian e-commerce ADALAH
- Beberapa Manfaat E-procurement