Cari Jodoh Malang, Biro Jodoh Malang, kontak Jodoh Malang atau bisa juga PAKET WISATA KE PULAU TIDUNG MURAH 2014 LENGKAP
Home » , , »

60 Gabungan ayat al-Quran bisa jadi penawar kanker


60 Gabungan ayat al-Quran bisa jadi penawar kanker

Pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah promosi mukjizat kitab suci rawat berbagai penyakit

JIKA dulu orang ingat ayat al-Quran hanya untuk pengobatan sihir, santau atau gangguan makhluk halus, tetapi kini kalam Allah diamalkan sebagai usaha mengobati penyakit kronis termasuk kanker dan penyakit modern lain.
gabungan ayat yang bisa menyembuhkan
Usaha mempromosikan mukjizat al-Quran sebagai metode merawat penyakit mereka tercapai praktisi medis menggunakan ayat al-Quran yang juga pendiri Pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah, Lokman Abdul Hamid, beroperasi di Villa Bestari, Sungai Pusu, Gombak.
Dimulai dengan ikhtiar merawat ibunya yang menderita penyakit tua, ilmu dan kemampuan dianugerahi Allah itu kini dimanfaatkan dengan memberi layanan pengobatan kepada pasien yang semakin hari jumlahnya terus bertambah.


Pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah mulai beroperasi penuh waktu sejak akhir 2010 kini menerima kehadiran mencapai 200 pasien sehari mulai jam 9 pagi sampai 6 sore sebelum diteruskan setelah Isya dan berlangsung jam 1, jika masih ada yang mengharapkan pengobatan.

Bersama mitra, Ashraf Muslim dan seorang lagi anak muridnya yang berkomitmen mengulurkan bantuan, Zulhaidi Ahmad, pasien yang datang mendapatkan perawatan diberikan surat untuk dibaca, diiringi doa dan tawakal ke Allah.

Itu metode pengobatan di Pusat Pengobatan Syifa 'Al-Hidayah yang mendorong pasien menulis sendiri surat untuk dibaca, selain terus diingatkan supaya tidak jemu berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.
Ada juga disediakan air sebagai memenuhi permintaan pasien yang merasakan perlu diberikan air seperti kebiasaan dalam medis Islam, kata Lokman.

Memang sulit menolak daya iklan 'dari mulut ke mulut' karena dalam cara itu kemampuan merawat penyakit dalam pengamalan surah al-Quran mulai tersebar dan akhirnya terus menjadi bualan ke hari ini.

"Saya menerima penghargaan ini ketika berusia 40 tahun setelah menunaikan umrah. Saya amalkan dengan merawat ibu saya, berusia 89 tahun yang sakit tua. Alhamdulillah, kini menginjak usia 98, ibu sehat dan mampu membaca Al Qur'an.

"Saya tidak pernah berguru, ilmu ini pemberian Allah. Setelah merawat ibu, teman istri dan kerabat datang untuk berobat dan saya mencoba merawat mereka di rumah saya di Bukit Internasional. Sebenarnya ketika itu saya pun tidak pasti apakah cara pengobatan itu benar atau tidak.

"Alhamdulillah, setelah melalui proses percobaan pengobatan dan penyembuhan terus menerus, lama-kelamaan banyak yang datang hingga tertubuh klinik pada 1996. Waktu itu saya masih bekerja dan hanya membuat perawatan setelah Isya, "cerita Lokman pada pertemuan di Pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah, baru-baru ini.

Akhir 2010, ia memutuskan mengakhiri layanan di Komisi Pengawas untuk memfokuskan pada memberi pengobatan dan bersama Ashraf, mereka bergabung tenaga menjayakan usaha itu.

Berbekalkan pengalaman 12 tahun dalam bidang medis al-Quran atau Quranic Medicine, Lokman kini sudah mengidentifikasi 60 jaringan ayat untuk penyakit kanker termasuk kanker payudara, kulit dan hati.

Bagaimana ia tahu ayat yang sesuai untuk sesuatu penyakit, semua berdasarkan kepada gerak hati karena ia tidak pernah bermimpi apa lagi mendengar bisikan suara. Biasanya, ayat baru diterima setiap kali kembali menunaikan umrah, setiap tahun.

Katanya, tidak dinafikan ada juga pasien mempertanyakan surat diberi untuk diamalkan karena bila dibaca terjemahannya, tidak berhubungan secara langsung dengan sakit diderita pasien atau situasi dilalui mereka.

"Memang ada. Macam ada yang minta ayat untuk murah rezeki, cari jodoh dan dapat anak, saya suruh baca surah al-Waqiah. Tetapi jika tengok makna surah al-Waqiah tidak kena mengena dengan rezeki atau jodoh tetapi tentang hari kiamat.

"Inilah mukjizat al-Quran. Kita tidak tahu rahasia al-Quran hanya Allah saja yang tahu. Surah Israk, ayat 40 dan 55 untuk sakit jantung tersumbat. Beribu yang saya obat dengan ayat itu, jantung tersumbat jadi baik.

"Rekaman mereka di Institut Jantung Negara (IJN) menunjukkan memang ada saluran jantung tersumbat tetapi sementara menanti operasi, mereka datang dan amalkan ayat itu, Alhamdulillah saat diperiksa ulang, saluran yang tersumbat sudah tidak lagi," katanya.

Namun katanya, masih ada kasus walaupun sudah mengamalkan surat diberi tetap harus melalui operasi dan ada berbagai sebab dapat menjelaskannya selain mengakui hakikat hanya Allah yang berkuasa menyembuhkan.

Karena itu juga, ia tidak pernah mencegah pasien yang datang ke pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah mendapat perawatan di rumah sakit, malah akan mendorong jika itu dirasakan perlu demi kebaikan mereka.

"Proses penyembuhan tunduk pada keridaan Allah, ada datang sekali sudah sembuh, ada datang banyak kali tetapi tidak juga sembuh. Jadi, saya tanya jika ada kesalahan dilakukan pasien, minta ampun dulu karena jika pergi rumah sakit tetapi Allah tidak reda, tidak sembuh pun.

"Praktek pengobatan menggunakan ayat al-Quran didukung doa dan dosa penghalang ke doa. Macam mana doa nak dimakbulkan, kena buat banyak shalat taubat.
Bila kita minta ampun, dengan izin Allah kabulkan doa kita, "katanya.

Jangan terkejut jika Lokman memberitahu hanya 30 persen yang datang ke pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah mendapatkan perawatan terkait gangguan, sihir dan santau karena 40 persen adalah penderita kanker dan selebihnya penyakit lain seperti epilepsi, ginjal, diabetes, darah tinggi serta kronis hepatitis .

Dikatakannya, untuk sakit gangguan seperti sihir atau santau, setelah dibuang mereka akan kembali sehat. Berbeda dengan penyakit kanker, banyak ayat dan surat harus dibaca untuk menyembuhkan atau memperbaiki organ dalam badan, membunuh sel kanker atau darah tersumbat.

Penampilan dalam program Penawar Syifa 'Astro Oasis dan segmen Syifa' dalam Nasi Lemak Kopi O di TV9 memungkinkan ia berbagi ayat al-Quran untuk pengobatan penyakit dengan masyarakat.

Ditanya apakah ia khawatir berbagi itu nanti mengurangi jumlah mereka yang datang ke pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah, Lokman sambil tersenyum memberitahukan, ayat al-Quran bukan haknya dan menjadi tanggung jawab beliau menyebarkan ayat Allah itu.

"Misi saya memartabatkan ayat al-Quran sebanding medis modern. Jika orang bisa terima itu, Alhamdulillah. Saya gembira jika kemitraan ini memberi manfaat terutama mereka yang mengidap penyakit dan mencari penawarnya, "katanya.

Tanggal 23 April mencatat sejarah untuk Pusat Kedokteran Syifa 'Al-Hidayah yang diresmikan Menteri Perguruan Tinggi, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin. Turut bersama di majlis gilang gemilang adalah hasrat Lokman untuk mendirikan rumah sakit bercirikan lingkungan Islam.

Rumah Sakit tersebut nanti akan selalu berkumandang ayat suci al-Quran dan ada saatnya, ustaz dan ustazah diundang membacakan ayat al-Quran. Itu impian dan tiga tahun ditetapkan sebagai periode menerjemahkan hasrat menjadi realitas.

Oleh Hasliza Hassan


Artikel yang berhubungan: