TRAVEL, EVENT, WEDDING, WISATA, SEWA, JUAL BELI. Bagi kita yang ingin melakukan kegiatan khususnya di bandung, maka kita harus sudah faham tentang apa yang mau kita lakukan terkait kegiatan di bandung itu. Memahami semua jenis kegiatan yang mau kita lakukan bisa menjadi sangat penting, agar kita tidak kebingungan saat melakukan kegatan itu.
Event Wedding OrganizerORGANIZER EVENT WEDDING
Jika kita tidak cukup faham tentang kegiatan yang mau kita lakukan di bandung lebih baik kita menggunakan jasa Event organizer bandung / Wedding Organizer bandung untuk menghandle seluruh kegiatan di bandung itu. Dengan dukungan dari event organizer, maka semua kegiatan bisa dibantu, mulai dari persiapan, pelaksanaan, bahkan sampai akhir event. Wedding juga begitu, di bandung acara wedding sangat butuh persiapan yang matang juga. Wedding organizer jadi dibutuhkan untuk itu.
Tampilkan postingan dengan label CERPEN AGAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN AGAMA. Tampilkan semua postingan

CERITA SANG SUFI

CERITA SANG SUFI
adalah sebuah cerita yang begitu dalam maknanya
cerita ini bisa menjadi bahan renungan dan pemikiran kita bersma
Berikut ceritanya dibawah ini, silahkan dibaca...
Tersebutlah seorang penganut tasawuf bernama Nidzam al-Mahmudi. Ia tinggal di sebuah kampung terpencil, dalam sebuah gubuk kecil. Istri dan anak-anaknya hidup dengan amat sederhana. Akan tetapi, semua anaknya berpikiran cerdas dan berpendidikan. Selain penduduk kampung itu, tidak ada yang tahu bahwa ia mempunyai kebun subur berhektar-hektar dan perniagaan yang kian berkembang di beberapa kota besar.

Aku Cermin, Engkaulah "Mentari"

 ini adalah kisah yang sangat dalam dengan judul aku cerin engkau mentari...
semoga kisah ini bisa ada manfaatnya bagi pembaca pembaca semua..
dan bisa jadi bahan renungan kita bersama





 lanjutan
Semoga bermanfaat












Selembar kertas putih itu terjatuh



Selembar kertas putih itu terjatuh, Cecep tetap tertegun, tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Pandangannya kosong menerawang jauh ke langit kelabu di awal musim penghujan ini. Angin menerbangkan selembar kertas itu kian kemari, terseok-seok menyusuri rerumputan taman Sastra, terbang tak tentu arahnya.

Sebuah tangan mungil memungut kertas itu, sambil berjalan perlahan ia membacanya, tiba-tiba langkahnya terhenti, ia tertegun, "Kepada Akhi Cecep Assalamu'alaikum Wr Wb. Sebelumnya Ana mohon maaf telah lancang mengirimkan sepucuk surat ini kepada Akhi,